SELAMAT DATANG

Selamat datang ke Laman TTLS-LPPS FLORES, sebuah laman kecil untuk berbagi cerita, info dan kerinduan kami bersama orang-orang muda yang ingin mengembangkan Karya Tani sebagai suatu wirausaha yang menghargai karya pertanian sebagai karya yang bermartabat luhur.
Taman Tani Lestari Sesawi - LPPS FLORES adalah sebuah langkah sederhana di tengah kompleksnya bidang pertanian, yang adalah ibu yang melahirkan kehidupan. Kami tak bermaksud mengubah dunia pertanian, tetapi mengajak sahabat-sahabat untuk lebih mencintainya, mendukungnya dan kalau boleh membantu orang-orang muda tani di Flores untuk mengembangkan wira usaha di bidang yang satu ini.
Karena itu bersama Taman Tani Lestari "Sesawi" - LPPS Flores, kami mengajak sahabat-sahabat kami untuk berbagi, agar "Sesawi" tumbuhan kecil ini sungguh bertumbuh menjadi "pohon kehidupan", di mana banyak orang boleh bernaung, membuat 'sarang' dan mengalami hidup secara berlimpah.
Mari bergabung bersama kami, untuk bersama-sama menuju masa depan yang lebih cerah lewat pendidikan dan pelatihan ketrampilan manusia muda.

Mataloko, 22 Juli 2011
P. Anselm. Meo SVD

Sunday, October 16, 2011

6. BERMULA DARI VISI SESAWI FLORES UNTUK PENDIDIKAN DAN PELATIHAN MANUSIA MUDA


Kehadiran Taman Tani Lestari “Sesawi” – LPPS FLORES sangat erat berkaitan dengan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sesawi Flores, yang disingkat dengan LPPS FLORES, yang sesungguhnya menjadi payung hukum dari seluruh visi, program, komitmen serta kegiatan Sesawi Flores.
Sebagai lembaga yang berbadan hukum, LPPS FLORES memiliki Akta Notaris dengan Nomor 28, tertanggal 17–03–2010, yang dikeluarkan oleh pejabat notaris, Clemens Nggotu SH, dan telah didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Tinggi Negeri Bajawa pada tanggal 28 April 2010 dibawah register bernomor W26.511/48/AT.91.08/IV/2010. Lembaga ini berkedudukan tetap di Ngorabolo, Desa Takatunga, 86461, Golewa, Ngada, Nusa Tenggara Timur.
SESAWI FLORES DAN VISINYA UNTUK MANUSIA MUDA
Lahirnya SESAWI FLORES tak terlepas dari keprihatinan akan masalah pendidikan serta pelatihan ketrampilan manusia muda dan pembiayaannya, khususnya bagi masyarakat kecil dan terpinggirkan yang hidup di desa maupun yang tinggal di kota tetapi tak memiliki sumber penghasilan yang pasti. Keprihatinan ini lahir dalam sebuah awal kecil di tahun 1996 berupa Tabungan Pendidikan Sesawi yang diprakarsai P. Anselmus Meo SVD, yang saat itu bertugas di Derry, Irlandia Utara sebagai kapelan di sebuah paroki.
Nama SESAWI sendiri sangat bernapaskan iman Kristiani. Nama ini diambil dari perumpamaan Tuhan Yesus ketika Ia mengajarkan tentang Kerajaan Sorga. “Kerajaan Sorga itu,” kata Yesus, “seumpama biji sesawi yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar daripada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya.” (bandingkan Injil Matius 13, 31-32).
Arti harafiah yang dimaksudkan tentang pohon sesawi dalam gambaran Tuhan Yesus inilah yang diambil untuk menggambarkan tentang apa itu Sesawi Flores dan untuk apa dia hadir di bumi Flores ini. Bahwa seperti perumpamaan Tuhan Yesus, SESAWI FLORES ingin menjadi sebuah tempat kehidupan (pohon) di mana anak-anak yang tak mampu secara ekonomis dibantu serta dibiayai  pendidikannya, sehingga mereka bisa memiliki harapan dan masa depan yang baik.


Dengan motto “Bersama Menuju Masa Depan yang Lebih Baik/Cerah”, SESAWI FLORES akhirnya hadir di bumi Flores dalam bentuk PROGRAM BEA SISWA SOLIDARITAS SESAWI FLORES (BS3F) pada tanggal 20 Pebruari 2000. Untuk memayunginya secara hukum diusahakan juga sebuah Yayasan SESAWI yang berdiri dengan AKTA NOTARIS nomor 65 tertanggal 13 Maret 2000. Secara praktis, Yayasan SESAWI ini tak ditindak lanjuti karena SESAWI FLORES sendiri baru mulai berkembang dan masih berjalan tertatih-tatih.
Kehadiran Program Bea Siswa ini disertai juga dengan kehadiran “Komunitas Belajar Mandiri (KBM) SESAWI FLORES” di Ende, Flores. Di tempat inilah para mahasiswa dan pelajar dibantu hingga mereka menyelesaikan pendidikan formalnya di berbagai sekolah dan perguruan tinggi di kota Ende. Kemudian dibentuk juga KBM SESAWI FLORES Unit Mataloko. Para mahasiswa/i yang berada di bawah asuhan keluarga ini tidak tinggal bersama mereka, tetapi tersebar di berbagai peguruan tinggi di Malang, JATIM, di Ruteng, Manggarai, di Kupang, Timor dan di Makassar, SULSEL.
Dalam perjalanannya, PROGRAM BS3F bagi para mahasiswa/i tak mampu ini secara sengaja dibatasi kelompok sasarannya yakni bagi para calon guru SD/SLTP yang berkomitmen untuk kembali mengabdi sebagai guru SD dan guru SMP di desa-desa. Kebijakan ini dimulai sejak bulan Agustus 2005, walaupun tetap juga memberikan perhatian bagi bidang lainnya sebagaimana diminati mahasiswa/i.
Setelah 10 tahun perjalanannya, alumni SESAWI FLORES kini berjumlah 22 orang, yang menamatkan pendidikannya di SLTP, SLTA, Diploma dan Sarjana dan kini telah memiliki pekerjaan tetap baik yang bekerja di sektor swasta maupun sebagai Guru Pegawai Negeri Sipil. Dan di tahun 2010 ini masih tercatat 15 orang pelajar dan mahasiswa/i yang tengah dibantu pembiayaan pendidikannya melalui PROGRAM BS3F.
Tekad ini disambut dengan penuh harapan yang ditunjukkan melalui gerakan para alumni dan simpatisan, yang nampak dalam AKSI SOLIDARITAS ALUMNI DAN SIMPATISAN (ASA) SESAWI FLORES, yang lahir pada hari ulang tahun ke-10 SESAWI FLORES, tanggal 20 Pebruari 2010.
LEMBAGA PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN SESAWI FLORES (LPPS FLORES)
Melihat perkembangan yang menggembirakan ini, maka pada tahun 2010 didirikan juga sebuah lembaga berbadan hukum dengan nama LEMBAGA PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN SESAWI FLORES (LPPS FLORES) yang berdiri dengan AKTA NOTARIS nomor 28 tertanggal 17 Maret 2010, yang berkantor serta berkedudukan tetap di dusun Ngorabolo, Desa Takatunga, GOLEWA 86461, NGADA, FLORES, NTT.
Maksud dan Tujuan LPPS FLORES
Sesuai dengan Pasal 3 Akta pendiriannya, Lembaga ini memiliki maksud/tujuan sebagai berikut :
Ø     Berperan serta secara aktif dalam mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu Menciptakan masyarakat adil, makmur, sejahtera lahir dan batin.
Ø     Meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia, Sumber Daya kebudayaan, demi menunjang pembangunan di Bidang Pendidikan, Sosial, Demokrasi, Kesetaraan Gender, Hukum, Kebudayaan, Ekonomi dan Komunikasi Massa – publikasi melalui kursus-kursus, penelitian, pengkajian, diskusi, seminar dan lokakarya, pameran dalam rangka pembangunan manusia seutuhnya.
Ø     Membangun manusia pembangun, yaitu manusia yang cerdas/terampil, aktif dan kreatif serta berdedikasi dengan penuh pengabdian memiliki kemampuan untuk hidup mandiri.
Usaha-Usaha Untuk Mencapai Tujuan
Sedangkan usaha-usaha yang dilakukan untuk mencapai Maksud dan Tujuan di atas, sebagaimana terumus dalam Pasal 4 Akta LPPS FLORES adalah:
Ø     Menyelenggarakan/mendirikan pendidikan non formal serta membuka kursus-kursus dan atau pelatihan-pelatihan kerja; pengembangan media informasi dan pendokumentasian kebijakan publik.
Ø     Menyelenggarakan kegiatan peningkatan pendapatan masyarakat kecil melalui usaha-usaha di bidang pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan /kehutanan dan usaha bersama lainnya.
Ø     Mengadakan penelitian/riset, survey/kajian-kajian ilmiah menyangkut hajat hidup orang banyak/ masyarakat dalam berbagai bidang disiplin ilmu.
Ø     Memberikan pelayanan sosial ekonomi dan advokasi dalam berbagai macam bentuk kegiatan dan pembinaan kelompok-kelompok sasaran demi usaha mengentaskan kemiskinan, meningkatkan potensi sumber daya manusia/masyarakat, jender, managemen informasi dan komunikasi.
Ø     Pendidikan kemasyarakatan dan studi kearifan lokal, penyiaran melalui bidang elektronik, buletin/majalah/ brosur/buku dan penerbitan informasi lainnya.
Ø     Mengadakan negosiasi atau hubungan kerjasama dengan badan-badan pemerintah dan lembaga-lembaga swadaya masyarakat serta perorangan yang bergerak dalam bidang kegiatan sejenis baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, dalam arti kata yang seluas-luasnya dengan mengindahkan semua peraturan perundang-undangan yang berlaku. Lembaga ini juga akan melakukan semua usaha yang perlu untuk mencapai Maksud dan Tujuan tersebut baik sendiri maupun secara bersama-sama dengan Badan-badan lainnya yang sehaluan dengan LEMBAGA ini, dengan memperhatikan dan mengindahkan semua Peraturan Pemerintah yang berlaku.
1.3.         PROGRAM PENGUATAN EKONOMI DI BIDANG PERTANIAN DAN PENYIAPAN KADER YANG BERKOMITMEN
Menindaklanjuti maksud dan tujuan lembaga ini dan untuk menopang DANA LESTARI bagi PROGRAM BEA SISWA SOLIDARITAS SESAWI FLORES, maka sejak tahun 2010 telah dimulai program penguatan ekonomi keluarga dari mana para pelajar dan mahasiswa/i berasal serta bagi masyarakat di sekitar mereka. Program ini sesungguhnya meneruskan pilihan dan komitmen yang telah dijalankan oleh Sesawi Flores selama ini.
Tujuan yang hendak dicapai tidak lain adalah kemandirian secara ekonomis dan finansial, yang ditempuh dengan melihat dan memanfaatkan kekuatan lokal dan sumber daya yang dimiliki dengan melibatkan campur tangan pihak ketiga, yakni para pemodal maupun pengambil keputusan penting seperti pemerintah. Bentuk nyata usaha yang terarah kepada kemandirian ini ialah usaha pertanian terpadu dan lestari yang diarahkan untuk mewujudkan rumah atau taman pangan lestari. Usaha pertanian terpadu ini terwujud dalam bentuk peternakan babi, peternakan bebek dan itik, pertanian hortikutur, kebun pakan dalam konsep kebun buah Plus, sawah organik serta pengembangan ikan air tawar secara khusus lele, nila dan patin.
Langkah ini diambil dengan lebih dahulu menyiapkan kader tani yang berkomitmen untuk mengembangkan konsep pertanian secara terpadu, lestari dan organik; dalam kerja sama dengan lembaga yang komit terhadap pertanian organik seperti The Learning Farm, Yayasan Karang Widya, Cianjur – Jawa Barat sejak tahun 2010.
Bersama para kader tani muda yang telah siap inilah Sesawi Flores memulai langkah kecil dan penting dengan beroperasinya Taman Tani Lestari yang komit mengembangkan konsep pertanian organik secara terpadu, lestari dan organik. Taman Tani ini diberi nama TAMAN TANI LESTARI SESAWI – LPPS FLORES, yang beroperasi sejak tanggal 1 Maret 2011, dengan diberkatinya peternakan di RT Lekosai – Mataloko, Golewa 86461, Ngada, Flores, NTT.

Copyright @ Ledalero, 13 Oktober 2011 by Anselm Meo SVD

No comments:

Post a Comment